TERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DENGAN PENERBIT INDIE
Resume ke : 18
Penyusun :
Helem Parman, S.Pd
Gelombang : 33
Hari/tanggal :
Senin,15 September 2025
Tema : Terbitkan Buku Semakin Mudah Dengan Penerbit
Indie
Narasumber : Mukminin, M.Pd
Moderator : Lely
Suryani, S.Pd
Terbitkan Buku Semakin Mudah Dengan Penerbit Indie
Malam ini memasuki pertemuan
ke-18 KBMN PGRI gelombang 33. Bertugas sebagai moderator adalah ibu Lely Suryani, S.Pd. Mengawali
kegiatan, Bu Lely mengajak kita semua berdoa bersama agar kegiatan dapat
berjalan dengan baik. Selesai berdoa, langsung mengenalkan narasumber. Sebagai
narasumber pada pertemuan ini adalah Bapak Mukminin, M.Pd. Beliau akan
membersamai kita semua selama 2 jam ke depan. Mengupas bagaimana
langkah-langkah menerbitkan buku melalui
Penerbit Indie, mudah dan proses
cepat.
Memasuki acara inti narasumber hebat memasuki ruangan, semua
menyambutnya dengan meriah. Cak Inin langsung menyapa dan mengajak kita semua
agar menjadi orang yang pandai bersyukur. Untuk mencairkan suasana kelas Caik
Inin mengajak ice breaking melalui pantun.
Caik Inin berbagi
kisahnya, beliau mengikuti KBMN gelombang 8. Pertemuan kelas waktu itu sebanyak 30 kali pertemuan. Beliau membuat resume dengan
hati kemudian menyusun resume tersebut sesuai petunjuk mentor. Dengan mengikuti
petunjuk dan bimbingan mentor bisa menghasilkan karya yaitu buku. Buku itu
berjudul Jurus Jitu Menjadi Penulis Andal Bersama Pakar. Alhamdulillah hingga
sampai saat ini sudah terjual 500 buku. Berawal dari mengikuti KBMN hasilnya
telah banyak melahirkan prestasi.
Cak Inin mengajak kita semua agar Melek Penerbit Buku. Beliau menjelaskan bahwa ada 2 macam penerbit buku yaitu pertama Penerbit mayor dan kedua Penerbit Indie. Kedua penerbit tersebut bagus, mempunyai kelebihan masing-masing. Untuk mengetahui lebih detail kedua penerbit, mari kita simak penjelasan Cak Inin berikut ini.
Penerbit Mayor :
1. Mencetak buku secara masal 1.000 -3.000
eksemplar.
2. Pemilihan naskah sangat ketat dan tinggi
sekali tingkat penolakan.
3. Penerbit yang profesional karena didukung
oleh SDMnya.
4. Waktu penerbitan lebih lama berbulan-bulan
bahkan sampai tahunan.
5. Royalti 10% dari total penjualan.
6. Biaya penerbitan gratis
Penerbit Indie :
1. Mencetak buku sesuai pesanan atau cetak
berkala POD ( Print on Demand). Cetak awal minimal 10 eksemplar.
2. Naskah yang layak pasti diterima atau tidak
menolak.
3. Penerbit yang profesional tetapi masih ada
yang beranggapan penerbit asal-asalan.
4. Waktu penerbitan lebih cepat hitungan
minggu buku bisa terbit.
5. Royalti 15-20% dari harga buku.
6. Biaya penerbitan berbayar dan terjangkau
Kemudian Cak Inin memaparkan materi berikutnya yaitu 5
tahapan menerbitkan buku :
Pertama, Prawriting
Kedua, Drafting
Ketiga, Revisi
Keempat, Editing atau Swasunting
Kelima, Publikasi
Caik Inin mengingatkan kepada kita semua, jika sudah selesai
membuat resumenya, saatnya menetukan pilihan untuk menerbitkan bukunya. Pilih
Penerbit Independen (Penerbi Indie). Penerbit
yang banyak disukai yaitu CV.
Kamila Press Lamongan.
Syarat-syarat penerbitan buku di Kamila Press Lamongan :
1. Kirim naskah lengkap
Mulai judul
Kata pengantar
Daftar isi, naskah
Daftar isi
Daftar pustaka
Biodata penulis dg fotonya, dan synopsis
2. Ketik A5 ukurannya 14,8 x 21cm, spasi1,15
ukuran fon 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm. dan bawah 2 cm.
Gunakan huruf Arial , Calibri, atau Cambria
dan masukan dalam 1 file kirim ke WA Cak
Inin atau email gusmukmini@gmail.com
Kesimpulan
Saat ini menerbitkan buku semakin mudah. Naskah layak
langsung diterima. Tidak rumit, tidak penuh syarat, proses cepat, dan
fleksibel. Penerbit Indie CV. Kamila
Press Lamongan..
Salam Literasi
Helem Parman, S.Pd
Peserta KBMN PGRI Gelombang 33

Komentar