MENULIS BUKU CERITA DIGITAL

 


Resum   ke           : 16

Penyusun             : Helem Parman, S.Pd

Gelombang         : 33

Hari/tanggal        : Rabu, 10 September 2025

Tema                   : Menulis Buku Cerita Digital

Narasumber         : Nur Dwi Yanti, M.Pd

Moderator           : Widya Arema

MENULIS BUKU CERITA DIGITAL

Pertemuan ke-16 KBMN PGRI gelombang 33 melalui  Zoom. Bertugas sebagai moderator adalah ibu Widya Arema. Ibu Widya  memperkenalkan diri dan sekaligus membuka kegiatan kelas belajar menulis  secara daring.

Sebelum kegiatan dimulai, Ibu Widya mengajak kita semua berdoa  sesuai agama yang dianutnya. Melalui doa yang dipanjatkan semoga kegiatan belajar menulis dapat berjalan  dengan baik dan lancar.

Pada pertemuan ke-16 ini, hadir narasumber yang luar biasa ibu Nur Dwi Yanti, M.Pd  yang akrab dipanggil NDY. NDY adalah seorang guru  dan juga  penulis. Pada pertemuan kali ini melalui zoom akan berbagi ilmunya kepada kita semua, dengan  tema “ Menulis Buku Cerita Digital.”

Pengertian Buku Cerita Digital

Diawal kegiatan  NDY mengajak kita semua untuk fokus di layar laptop. Pada slide pertama dengan  semangat  NDY menjelaskan pengertian buku cerita digital. Menurut NDY buku cerita digital adalah buku teks menggunakan teknologi yang dilengkapi elemen multimedia seperti audio, vedio, animasi, dan fitur interaktif.

Pada slide kedua NDY membahas tentang konsep buku cerita digital. NDY mengungkapkan kepada kita semua, konsep buku cerita digital meliputi : elemen multimedia, adanya interaktivitas, aksesibilitas, dan fliksibilitas.

Memasuki slide  ketiga, NDY mengajak kita semua untuk membahas tenik menulis cerita yang memikat. NDY menyampaikan untuk menulis cerita digital yang memikat yang perlu kita lakukan yaitu pertama, membuat alur yang menarik. Dan yang kedua adalah kita harus berpikir secara visul dan interaktif. 

Berikutnya pada slide keempat NDY mengupas tentang teknik menulis cerita digital. NDY mengatakan kepada kami semua, teknik menulis cerita digital penting dikuasai oleh seorang penulis. Apa saja tekniknya? Dari NDY disampaikan beberapa teknik menulis cerita digital yaitu : gunakan elemen visual, ciptakan karakter yang kuat, buat alur yang dinamis, dan gunakan suara atau audio. 

Kegiatan  di kelas masih berlansung.  NDY belum memberi ruang tanya jawab untuk kami semua. NDY  terus  menjelaskan materi selanjutnya yaitu keunggulan buku digital. Menurut NDY keunggulan buku digital dibandingkan denga buku cetak adalah : lebih praktis, mudah dibawa kemana-mana, aksesnya cepat, dan ramah lingkungan. Dikatakan ramah lingkungan karena kita tidak perlu memakai kertas lagi.

Jenis Buku digital

NDY juga menjelaskan beberapa Jenis buku digital yang perlu kita semua ketahui yaitu :

1. E-book, seperti PDF, EPUB, atau MOBI

2. Audiobook, menggunakan format audio

3. Ebook interaktif, dilengkapi fitur interaktif seperti vedio, animasi, dan game edukasi

4. Education Apps, aplikasi edukasi atau materi pembelajaran dalam format digital.

Pada paparan berikutnya yang juga penting untuk dipahami oleh kita semua adalah bentuk pengunaan buku digital dalam pembelajaran. NDY menyebutkan  bentuk-bentuk  penggunaan buku digital untuk pembelajaran adalah :

1. manfaatkan buku digital yang tersedia dalam berbagai format

2. manfaatkan buku digital yang dilengkapi dengan fitur-fitur aksesibilitas

3. memberikan tugas dan kegiatan belajar yang bervariasi

4. berikan dukungan dan bimbingan individu kepada siswa

Setelah itu NDY berbagi info kepada kita semua, tentang buku digital yang gratisan di Indonesia. Menurut NDY banyak buku digital yang gratis di Indonesia misalnya perpusnas, iPusnas, flatform merdeka belajar, dan apple books. 

Aplikasi membuat e-Book

1. PDF : Pdf adalah  format ebook yang paling umum digunakan. Pada umumnya kita semua akan mendapatkannya dalam bentuk PDF.

2. Google Docs : melalui google docs, kita semua bisa membuat ebook secara gratis dan menyimpan file dalam bentuk ePUB.

Menurut NDY, Tips membuat buku digital untuk pembelajaran :

1. Pilih topik yang sesuai kurikulum dan sebagai sasarannya adalah siswa.

2. Tentukan konten yang menarik dan bermakna, manfaatkan multimedia. 

3. Gunakan gaya bahasa yang lugas : bahasa yang mudah dipahami siswa

4. Platform Pemilihan,  Platform gratis seperti  canva, book creator, dan google slides. Sedangkan Platform berbayar seperti : iSpring Suite, adobe, adobe Captivate, dan bok Mekar.

5. Lakukan uji coba dan revisi. Minta bantuan umpan balik dari teman  untuk perbaikan dan meningkatkan kualitas buku digital kita.

Diakhir paparannya NDY memberikan tips untuk mendorong kita semua membuat buku digital. Menurut NDY tips untuk mendorong membuat buku digital sebagai berikut :

1. Buatlah dari cerita yang sederhana. Misalnya cerpen dengan satu karakter.

2. Gunakan alat yang ramah pemula : pilih tools seperti storyjumper atau book creator.

4. Berkumpul bersama komunitas. Bergabung dengan grup online pembuatan buku cerita digital

5. Publikasikan,  jika buku cerita  selesai ditulis, lalu kita publikasikan secara online.

 

Kesimpulan

Buku cerita digital adalah penggabungan teks, gambar, ilustrasi, audio, vedio, animasi, dan fitur interaktif.

Jangan menunggu sempurna untuk mulai menulis. Mulailah menulis dari sekarang. Karena setiap kata yang kita tulis merupakan langkah kecil menuju mimpi besar.

 

Salam Literasi

Helem Parman, S.Pd

Peserta KBMN PGRI Gelombang 33


Komentar

QCYb_yanti mengatakan…
Terus semangat jadikan buku solo
Helem Parman mengatakan…
Terima kasih atas motivasinya, Masih harus banyak belajar danmohon bimbingannya ke depannya.

Postingan populer dari blog ini

MENULIS SETIAP HARI DENGAN KECERDASAN BUATAN

MENGELOLAH MAJALAH SEKOLAH

GALI POTENSI, UKIR PRESTASI